Vokal dan Berintegritas, Gilang Agung Nugroho Dinobatkan Sebagai ‘Presiden BEM Terkritis’ di ISMKI Wilayah 3

Semarang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas). Kali ini, apresiasi datang dari kancah organisasi kemahasiswaan tingkat regional. Gilang Agung Nugroho, mahasiswa FK Unwahas, berhasil meraih penghargaan sebagai Presiden BEM Terkritis dalam ajang Awarding 2 Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah 3.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian acara Musyawarah Wilayah (Muswil) yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK UNISSULA), Semarang. Forum ini dihadiri oleh delegasi BEM/Senat Mahasiswa Kedokteran dari berbagai universitas di Wilayah 3 (Jawa Tengah, DIY, dan Kalimantan).

Kepemimpinan yang Kritis dan Solutif

Predikat “Presiden BEM Terkritis” bukanlah penghargaan sembarangan. Gelar ini merupakan pengakuan atas kontribusi aktif, pemikiran kritis, serta keberanian Gilang dalam menyuarakan aspirasi dan solusi konstruktif selama forum berlangsung. Keaktifannya dalam mengawal isu-isu kesehatan dan kemahasiswaan dinilai memberikan dampak positif bagi dinamika organisasi ISMKI Wilayah 3.

Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa FK Unwahas tidak hanya unggul di bidang akademik dan riset, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan (leadership) yang mumpuni serta peka terhadap isu-isu strategis di lingkup regional maupun nasional.

Keberhasilan Gilang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FK Unwahas untuk terus melatih nalar kritis, berorganisasi dengan sungguh-sungguh, dan berani mengambil peran sebagai agent of change di masyarakat.

Selamat kepada Gilang Agung Nugroho! Teruslah menyala dan menjadi corong aspirasi yang berdampak.

Prestasi Internasional: Tim Delegasi FK Unwahas Sabet Medali Perak di I2ASPO 2025 Lewat Inovasi Kontrol Glukosa

Semarang – Kabar membanggakan kembali datang dari civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas). Tim delegasi mahasiswa FK Unwahas berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Silver Medal dalam ajang bergengsi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.

Kompetisi sains terapan tingkat internasional ini diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Ajang ini mempertemukan para inovator muda dari berbagai institusi untuk mempresentasikan solusi ilmiah berbasis proyek nyata.

Dalam kompetisi tersebut, tim FK Unwahas yang terdiri dari

  • I Gusti Agung Dimas Pradnyana
  • Naswa Kamila
  • Ratri Bestari Prasetyaningrum
  • Arina Fatayatul Ulya
  • Panji Muhammad Purwajati
  • Najwah Annisa Putri

sukses memukau dewan juri melalui karya tulis ilmiah dan inovasi produk mereka.

Inovasi “Glycophoria”

Tim mahasiswa FK Unwahas mengangkat judul karya tulis “Glycophoria: Functional gummy with Gymnema sylvestre, Mentha piperita, Malus sylvestris, and Hylocereus polyrhizus for appetite and glucose control.”

Inovasi ini merupakan terobosan di bidang kesehatan preventif, berupa produk functional gummy (permen lunak fungsional). Produk ini diformulasikan dari kombinasi bahan alam berkhasiat, yakni Gymnema sylvestre, Mentha piperita (peppermint), Malus sylvestris (apel), dan Hylocereus polyrhizus (buah naga).

Glycophoria dirancang sebagai solusi praktis dan enak untuk membantu mengontrol nafsu makan serta menjaga kadar glukosa darah, yang sangat relevan dengan upaya pencegahan penyakit metabolik seperti diabetes dan obesitas di masyarakat modern.

Capaian Silver Medal ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FK Unwahas tidak hanya unggul dalam bidang akademis kedokteran, tetapi juga mampu bersaing dalam riset dan inovasi produk kesehatan di kancah nasional maupun internasional.

Selamat dan sukses kepada seluruh anggota tim atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengharumkan nama almamater. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa FK Unwahas untuk terus berkarya dan berinovasi.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNWAHAS Raih Medali Emas di Ajang Internasional ISIF 2025

Enam mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Mereka berhasil meraih medali emas dalam ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang diselenggarakan secara internasional dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.

Tim mahasiswa yang terdiri dari:

  • I Gusti Agung Dimas Pradnyana
  • Muhammad Luthfi Basayev
  • Lyudza Dawlata Badi Zuhri
  • Zaky Faza Ulul Albab
  • Ghaitsa Gazira Shofa
  • Hazel Nabil Wiloka

Membawa karya tulis ilmiah berjudul:
“A-MOSQ: Innovative Eco-Friendly Liquid Larvicide Formulation from Papaya Seed and Betel Leaf Extracts for Dengue Vector Management.”

Karya inovatif ini berfokus pada pengembangan larvasida cair ramah lingkungan berbahan dasar ekstrak biji pepaya dan daun sirih sebagai solusi alternatif untuk mengendalikan populasi nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD). Inovasi ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung program kesehatan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran UNWAHAS tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki semangat tinggi dalam melakukan penelitian dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Kedokteran UNWAHAS menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa atas dedikasi dan kerja keras mereka.

“Kami sangat bangga atas capaian luar biasa ini. Semoga prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berinovasi,”

Dengan capaian medali emas di ajang internasional ini, Fakultas Kedokteran UNWAHAS semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang mendorong inovasi, riset, dan prestasi global.

Mahasiswi FK Unwahas Raih Dua Penghargaan di Ajang Internasional Global Youth Innovation Summit 11 Chapter Singapore – Malaysia

Semarang (FK Unwahas) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas). Shofi Fauziyyah, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Global Youth Innovation Summit 11 (GYIS) Chapter Singapore – Malaysia dengan menyabet dua penghargaan bergengsi sekaligus, yaitu First Place Most Inspirational Leader dan First Place SDGs Project Video. 🌍🏆

Kegiatan GYIS ini merupakan forum internasional yang mempertemukan para pemuda dari berbagai negara untuk berinovasi dan berbagi ide dalam bidang keberlanjutan, kepemimpinan, dan sosial. Melalui ajang ini, para peserta ditantang untuk menghadirkan solusi kreatif terhadap isu-isu global sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kompetisi tersebut, Shofi menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menghadirkan proyek inspiratif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan edukasi kesehatan, yang kemudian mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri internasional.

Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar FK Unwahas, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa FK Unwahas mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

Dekan Fakultas Kedokteran Unwahas menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. “Kami sangat bangga dengan prestasi Shofi. Ini membuktikan bahwa mahasiswa FK Unwahas tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki semangat kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Dengan torehan prestasi ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Unwahas yang termotivasi untuk berani berinovasi, berjejaring secara global, dan membawa nama baik universitas ke kancah internasional. 🌟

Sumpah Dokter Periode XII Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim: Melahirkan 28 Dokter Baru yang Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Semarang, 26 Juli 2025 – Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas) kembali mengukir sejarah dengan melaksanakan Acara Sumpah Dokter Periode XII yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Unwahas. Pada periode ini, sebanyak 28 dokter baru resmi dilantik setelah menempuh perjalanan panjang pendidikan kedokteran.

Prosesi sumpah dipimpin langsung oleh Dekan FK Unwahas, disaksikan oleh para pimpinan universitas, dosen, keluarga, serta perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah. Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan para pejabat, hingga pengucapan sumpah dokter yang mengikat para lulusan untuk senantiasa menjaga amanah profesi sesuai etika kedokteran dan tuntunan syariat Islam.

Dalam sambutannya, Dekan FK Unwahas menyampaikan pesan mendalam agar para dokter baru senantiasa menjadikan profesi ini sebagai ladang ibadah. “Ilmu dan keahlian yang kalian miliki adalah amanah dari Allah SWT. Gunakanlah untuk menolong sesama, menjaga kehidupan, dan menjadi rahmat bagi seluruh makhluk,” ujarnya.

Rektor Universitas Wahid Hasyim juga menekankan pentingnya nilai integritas, profesionalisme, dan akhlakul karimah dalam menjalankan profesi mulia ini. Beliau berharap para dokter lulusan FK Unwahas mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kelulusan para dokter baru, serta harapan agar mereka diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mengemban amanah di tengah masyarakat.

Semoga 28 dokter baru ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas, berempati, dan berlandaskan iman. Selamat mengabdi, dokter. Semoga Allah memberkahi setiap langkah dan niat baik.

Sumpah Dokter Periode XI Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim: 8 Dokter Baru Siap Mengabdi untuk Umat

Semarang – Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas) kembali menyelenggarakan Acara Sumpah Dokter Periode XI, sebuah momentum sakral yang menandai lahirnya dokter-dokter baru yang siap mengabdikan diri kepada masyarakat. Pada periode ini, sebanyak 8 dokter resmi dilantik setelah melewati rangkaian panjang pendidikan akademik dan profesi kedokteran.

Prosesi yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh pimpinan universitas, jajaran dosen, keluarga lulusan, serta perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan sambutan para pejabat dan pengucapan sumpah dokter yang menjadi janji suci untuk menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta berlandaskan nilai-nilai Islami.

Dekan FK Unwahas dalam sambutannya mengingatkan bahwa profesi dokter bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah besar dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. “Setiap ilmu yang dimiliki hendaknya digunakan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, menjaga kehidupan, dan menjadi penolong bagi mereka yang membutuhkan,” pesannya.

Rektor Universitas Wahid Hasyim turut memberikan arahan agar para dokter baru senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, dan akhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar para dokter yang baru dilantik senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keistiqamahan dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Semoga 8 dokter baru lulusan FK Unwahas Periode XI menjadi cahaya penerang di bidang kesehatan, mengabdi dengan niat ibadah, dan membawa keberkahan bagi umat. Selamat mengabdi, dokter. Semoga Allah meridhai setiap langkah.

Tim Futsal Putra FK Unwahas Raih Juara 1 di Public Health Cup UNDIP 2024

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas). Tim futsal putra FK Unwahas berhasil keluar sebagai Juara 1 dalam ajang Public Health Cup 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP).

Turnamen futsal tahunan ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dan DIY, menjadikan kompetisinya berlangsung sangat ketat dan penuh tantangan. Namun, dengan semangat sportivitas, kekompakan tim, dan strategi permainan yang solid, tim FK Unwahas mampu mengalahkan lawan-lawan tangguh dan melaju hingga final.

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, tim futsal FK Unwahas menunjukkan performa luar biasa dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor meyakinkan.

“Kemenangan ini hasil dari latihan keras, semangat tim, dan tentu saja dukungan dari civitas akademika FK Unwahas. Kami bangga bisa membawa pulang gelar juara,” ujar kapten tim dengan penuh semangat.

Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, capaian ini juga membuktikan bahwa mahasiswa FK Unwahas aktif dan unggul di bidang non-akademik, termasuk olahraga dan kegiatan kemahasiswaan lainnya. Hal ini sejalan dengan semangat FK Unwahas untuk mencetak dokter yang berintegritas, sehat jasmani dan rohani, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (ASWAJA).

Prestasi ini menjadi bukti bahwa FK Unwahas tidak hanya mencetak dokter yang kompeten di bidang medis, tetapi juga membangun generasi yang aktif, kompetitif, dan berjiwa sehat—baik secara ilmiah maupun fisik. FK Unwahas, makin solid dan makin berprestasi!

Adapun tim yang membawa pulang trofi juara terdiri dari mahasiswa-mahasiswa terbaik FK Unwahas, yaitu:

NamaNIM
Berlian Tito Arkhandia24109011007
Muhammad Daybi Fadhlan24109011008
Muhammad Zaidan Zakki24109011009
Muhammad Harin Adirangga24109011043
Muhammad Muzakky Bahrul Ulum24109011049
I Gusti Agung Dimas Pradnyana24109011084
Candra Kevin Adinaya23109011003
Muhammad Fauzan Alghifari Guntur23109011068
Gilang Agung Nugroho22109011003
Muhammad Syaifudin22109011010
Rizqy Akbar Tino Ruswandi22109011037
Wahyu Hamzah Noer Echsanudin22109011049

Mahasiswa FK Unwahas Raih Juara 3 di Ajang Regional Medical Olympiad (RMO)

Kabar membanggakan datang dari Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas). Mahasiswanya berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Regional Medical Olympiad (RMO) yang digelar belum lama ini.

Kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi kedokteran di wilayah regional, dengan materi yang menantang dan menguji pemahaman serta analisis klinis para calon dokter. Meski persaingan berlangsung ketat, mahasiswa FK Unwahas mampu menunjukkan kompetensi dan ketangguhannya dalam bidang kedokteran dasar.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya kemenangan pribadi, tapi juga bukti bahwa mahasiswa FK Unwahas mampu bersaing di level regional. Saya merasa bangga bisa membawa nama kampus ke podium juara,” ujar mahasiswa peraih juara dengan penuh rasa syukur.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan di FK Unwahas tidak hanya fokus pada akademik di kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pengembangan diri melalui ajang kompetisi ilmiah dan organisasi.

Dekan Fakultas Kedokteran Unwahas menyampaikan apresiasinya atas prestasi tersebut. “Kami sangat bangga dan akan terus mendukung mahasiswa untuk aktif dan berprestasi. Ini adalah bagian dari upaya kami mencetak dokter yang tidak hanya cerdas, tapi juga berdaya saing tinggi dan berkarakter,” ungkapnya.

Prestasi ini menegaskan komitmen FK Unwahas dalam mencetak lulusan dokter yang profesional, unggul secara akademik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai ASWAJA (Ahlussunnah wal Jamaah)—yakni tawadhu, istiqamah, dan semangat khidmah kepada masyarakat.

Pengabdian Masyarakat Internasional: LPPM Unwahas Berkolaborasi dengan Sanggar Bimbingan Sungai Mulia, Kuala Lumpur, Malaysia.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wahid Hasyim melaksanakan sosialisasi dan konsultasi kesehatan di Sanggar Bimbingan (SB) Sungai Mulia Kuala Lumpur, Malaysia. Agenda ini juga bertepatan dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang diikuti oleh 6 mahasiswa dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian Universitas Wahid Haysim.

Acara konsultasi kesehatan tersebut didampingi oleh dr. Dian Inayati M.Kes dari Fakultas Kedokteran serta apt. Junvidya Heroweti, M.P.H dan apt. Ayu Shabrina, M. Farm dari Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim. Turut hadir dalam acara tersebut, ketua LPPM, Dr. Ali Martin, S.IP., M.Si dan pengurus SB Sungai Mulia, ibu Mimin Mintarsih.

Acara tersebut diikuti 40 orang imigran asal Indonesia yang terdiri dari pekerja buruh, wiraswasta dan guru SB Sungai Mulia. Kegiatan ini didasari adanya problematika meningkatnya kasus obesitas di Malaysia yang juga terjadi pada para WNI yang tinggal dan bekerja utamanya di Kuala Lumpur. Adapun acara diawali dengan sosialisasi terkait penyakit sindrom metabolik dan diikuti dengan konsultasi kesehatan dan penggunaan obat bersama dokter dan apoteker dari Universitas Wahid Hasyim.

Ibu Mimin Mintarsih selaku pengelola SB Sungai Mulia menyampaikan bahwa para imigran Indonesia sangat mengapresiasi adanya acara ini. “Semoga program ini dapat terus berlanjut dan menjadi kegiatan rutin di masa yang akan datang, tidak hanya di SB Sungai Mulia namun juga bisa tersebar di SB yang lain”, tambah ibu Mimin Mintarsih.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesadaran para WNI di Kuala Lumpur untuk lebih memperhatikan asupan makanan, kegiatan harian dan penggunaan obat untuk mencegah munculnya sindrom metabolik yang marak terjadi di masyarakat selama 10 tahun terakhir.

Prestasi Gemilang! 100% Mahasiswa Profesi Dokter Unwahas Lulus Uji Kompetensi Nasional

100% Mahasiswa Profesi Dokter Universitas Wahid Hasyim Lulus Uji Kompetensi Nasional Februari 2025

Semarang, 9 April 2025 — Kabar membanggakan datang dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas). Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan tingkat kelulusan 100% dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Februari 2025.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Unwahas dalam mencetak tenaga medis yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi untuk masyarakat. Tidak hanya menjadi kebanggaan internal kampus, prestasi ini juga memperkuat posisi Unwahas sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi unggulan di bidang kedokteran di Indonesia.

Rektor Universitas Wahid Hasyim, Prof. Dr. H. Mudzakir Ali, M.A, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, serta seluruh civitas akademika yang telah bekerja keras dalam proses pendidikan dan pendampingan mahasiswa hingga mencapai titik ini.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras bersama. Semoga lulusan-lulusan ini dapat menjadi dokter yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga berintegritas dan berakhlak mulia,” ujar beliau.

Uji kompetensi ini merupakan salah satu syarat wajib untuk memperoleh sertifikasi profesi sebagai dokter, dan hasil sempurna ini mencerminkan kualitas pembelajaran, kurikulum, serta sistem evaluasi yang diterapkan oleh Fakultas Kedokteran Unwahas.

Ke depan, Unwahas terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan inovasi, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta memperluas jejaring kerjasama nasional dan internasional. Harapannya, prestasi ini tidak hanya menjadi capaian sesaat, tapi terus berlanjut dan menjadi standar baru dalam perjalanan pendidikan di kampus Unwahas tercinta.